Sabtu, 28 Juli 2012

Merancang Web Database untuk Content Server

1. PENDAHULUAN
Pada database yang digunakan oleh single user atau hanya beberapa user saja, perancangan database tidak sulit. Tetapi jika ukuran database yang sedang atau besar perancangan database akan menjadi sangat kompleks. Oleh karena itu para pemakai mengharapkan penggunaan database yang sedemikian rupa sehingga sistem harus dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan seluruh user tersebut. Tentunya agar kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat terlayani dengan baik maka harus dilakukan perancangan database yang baik pula, aktifitas-aktifitas apa saja yang dilakukan pada tahap tersebut.

2. TUJUAN PERANCANGAN DATABASE
  •  Untuk memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan user secara khusus dan aplikasi –   aplikasinya.
  •  Memudahkan pengertian struktur informasi.
  •  Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (response time, processing time, dan storeage space).

3. PROSES PERANCANGAN DATABASE
Proses perancangan database terdiri dari 6 tahap:
  • Tahap 1, Pengumpulan data dan analisis
  • Tahap 2, Perancangan database secara konseptual
  • Tahap 3, Pemilihan DBMS
  • Tahap 4, Perancangan database secara logika (data model mapping)
  • Tahap 5, Perancangan database secara fisik
  • Tahap 6, Implementasi Sistem database

Secara khusus proses perancangan berisi 2 aktifitas paralel:
1. Aktifitas yang melibatkan perancangan dari isi data dan struktur database,
2. Aktifitas mengenai perancangan pemrosesan database dan aplikasi-aplikasi perangkat lunak.
Di lain pihak, kita biasanya menentukan perancangan aplikasi-aplikasi database dengan mengarah kepada konstruksi skema database yang telah ditentukan selama aktifitas yang pertama.
6 tahapan diatas tadi tidak harus diproses berurutan. Pada tahap ke 1 merupakan kumpulan informasi yang berhubungan dengan penggunaan database. Tahap 6 merupakan implementasi database-nya.
Tahap 1 dan 6 kadang-kadang bukan merupakan bagian dari perancangan database. Sedangkan yang merupakan inti dari proses perancangan database adalah pada tahap 2, 4, 5.
  •  Tahap 1 – Pengumpulan data dan analisa
Merupakan

Jumat, 05 Agustus 2011

Pengertian Server


Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

Dilihat dari fungsinya, server bisa di kategorikan dalam beberapa jenis, seperti: server aplikasi (application server), server data (data server) maupun server proxy (proxy server). Server aplikasi adalah server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client, server data sendiri digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan client secara langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi. Server proxy berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

Jumat, 06 Mei 2011

MENGINSTAL SAMBA DI LINUX

Penginstalasian Samba di Linux

Untuk menginstall samba user harus log-in sebagai root, log-in sebagai root dapat melalui terminal konsoledengan cara sebagai berikut:
d3ny@c4hyoe:~$ su
password:
c4hyoe:~#/home/c4hyoe#
Kemudian install samba
c4hyoe:~# apt-get install samba
c4hyoe:~# apt-get install smbclient smbfs
Atau bila menggunakan Ubuntu/Edubuntu/Kubuntu dapat menggunakan perintah sudo
d3ny@c4hyoe-ubuntu:~$ sudo apt-get install mc
d3ny@c4hyoe-ubuntu:~$ sudo apt-get install smbclient smbfs
Kemudian konfigurasikan samba dengan membuka /etc/samba/samba.conf dengan
Midningt Commander atau gedit atau keditbila menggunakan desktop KDE
d3ny@c4hyoe-ubuntu:~$ Sudo gedit /etc/samba/smb.conf
d3ny@c4hyoe-ubuntu:~$ Sudo mcedit /etc/samba/smb.conf

#======================= Global Settings =======================#
[global]
workgroup = mshome
server string = %h server (Samba %v)

FILE SHARING DENGAN SAMBA PADA UBUNTU


File Sharing dengan Samba pada Ubuntu

1. Install Samba
# apt-get install samba (kalo bingung repositorinya. lewat CD saja. cara mengubahnya baca ini. BACA)

2. Kemudian setelah terinstall. rename file smb.conf sebagai backup.
# mv /etc/samba/smb.conf /etc/samba/smb.conf.backup

3. Setelah itu. kita buat file smb.conf yang baru nih..
# touch /etc/samba/smb.conf
dan isi dengan command dibawah

Senin, 02 Mei 2011

KEPERLUAN UNTUK MERANCANG WARNET

INSTALASI JARINGAN LAN (Local Area Network) DI WARNET 10 PC BESERTA SOFTWARE

Alat dan Bahan
Alat :
a. Kabel UTP
b. Konektor RJ-45
c. Crimping tool
d. Tang pemotong
Bahan
a. PC Server Dan Client
b. HUB
c. Driver LAN
d. LAN Card
e. Software Billing Explorer Dan Client 008
Langkah Kerja
1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktek kali ini.

Jumat, 04 Maret 2011

OSI LAYER

PENGERTIAN PROTOKOL OSI LAYER DAN TCP/IP

1. Pengertian Protokol Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Prinsip dalam membuat protokol ada tiga hal yang harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas, kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi gagal di network. Protokol distandarisasi oleh beberapa organisasi yaitu IETF, ETSI, ITU, dan ANSI. Tugas yang biasanya dilakukan oleh sebuah protokol dalam sebuah jaringan diantaranya adalah :
  • Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer / mesin lainnya.
  • Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking).
  • Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
  • Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
  • Bagaimana format pesan yang digunakan.
  • Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
  • Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya.
  • Mengakhiri suatu koneksi.
2. Pengertian Model Osi Layer Pengertian model OSI (Open System Interconnection) adalah

Kamis, 27 Januari 2011

Alamat IP versi 4

Alamat IP versi 4

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Suite protokol internet
Lapisan Protokol
Aplikasi FTP, HTTP, IMAP, IRC, NNTP, POP3, SIP, SMTP, SNMP, SSH, Telnet, BitTorrent, Websphere MQ, ...
Transportasi DCCP, SCTP, TCP, RTP, UDP, IL, RUDP, ...
Jaringan IPv4, IPv6, ...
Data link Ethernet, Wi-Fi, Token ring, FDDI, PPP, ...
Fisikal RS-232, EIA-422, RS-449, EIA-485, 10BASE2, 10BASE-T, ...
Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.
Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3

Representasi Alamat